Prinsip 90/10
Pada beberapa waktu yang lalu, saya pernah dapat forwarding email dari seorang teman yang memuat Prinsip 90/10. Setelah saya renungkan, ternyata benar-benar luar biasa. Cocok dengan apa yang ditulis oleh Steven R Covey dalam bukunya “The Seven Habit – The Most Effective People” - serta sesuai pula dengan apa yang telah disampaikan oleh Pak Mario Teguh, bahwa sikapilah setiap kejadian secara proporsional.
Benar, bahwa 10% kejadian yang menimpa kita adalah sesuatu yang benar-benar tidak bisa kita hindari. Dan 90%-nya adalah bagaimana cara kita menyikapi kejadian itu. Dan inilah yang terpenting - yang justru seringkali kita abaikan. Bukankah seringkali hanya gara-gara masalah sepele bisa membuat bencana kemanusiaan yang luar biasa.
Misalnya:
- Sekelompok anak sekolah baru saja pulang sekolah. Lalu berpapasan dengan anak sekolah lainnya - yang meledek “Awas ayam sayur lewat” (Ini kejadian 10% yang tidak bisa dihindari). Tetapi bagaimana reaksi anak sekolah yang baru pulang tsb.? Turut membalas? Maka terjadilah tawuran - yg bisa-bisa merengut nyawa mereka atau orang lain yang tidak tahu menahu masalahnya. Tetapi bila mereka mengabaikannya? Maka aman, dan berjalan normallah kehidupan…. Peristiwa ini diawali oleh sebuah kejadian yang sama, tetapi akibat cara menyikapinya yang sangat berbeda, maka bisa memberikan hasil yang sangat berbeda pula (90%).
- Anda tengah mengendarai kendaraan. Tiba-tiba dari samping Anda ada orang lain yang menyalib kendaraan Anda secara sangat tidak sopan. Apa reaksi yang Anda lakukan? Mengejar orang tsb., untuk mengupatnya dengan kata-kata keji? Berarti Anda harus memacu kendaraan Anda. Ketika memacu kendaraan, Anda menyenggol kendaraan lainnya. Ributlah Anda dengan orang ini. Bisa jadi saling pukul atau bisa pula Anda harus mengganti kerusakan kendaraan orang ini. Akibatnya, Anda harus pula berurusan dengan Polisi dan tiba di kantorpun jadi terlambat. Padahal Klien atau Boss Anda sudah lama menunggu - yang akibatnya pertemuan pada hari itu jadi dibatalkan. Hari itu, semuanya jadi kacau-balau! Hanya gara-gara disalib oleh kendaraan lain (kejadian yang tidak bisa Anda hindari). Tetapi bagaimana kalau reaksi Anda adalah mengabaikan orang yang menyalib kendaraan Anda tadi? Semua akan berjalan dengan normal. Tidak harus ribut dengan pengendara lain, tidak harus bayar ganti rugi perbaikan kendaraan orang itu, juga tidak harus berurusan dengan polisi, serta tidak jadi datang terlambat ke kantor dan semua urusan hari itu berjalan sesuai rencana. Asyik ‘kan?
Jadi, berpikirlah seribu kali ketika akan menyikapi sebuah kejadian yang benar-benar telah terjadi dan tidak bisa Anda hindari. Toh bukankah akibat kejadian itu Anda sendiri juga sudah tidak bisa lagi mengubah keadaannya? Jadi bersikaplah bijak, masih banyak pekerjaan lain yang lebih membutuhkan waktu dan energi Anda…
Salam super….